"Janji telah dibuat dan tidak bisa ditunda lagi"
Itulah yang saya pikirkan segera setelah hari Rabu dini hari (21/07/2010), pukul 23:17 waktu facebook, akhirnya saya dan pembimbing, Neny Isharyanti, M.A, sepakat untuk bertemu. Dengan demikian, mau tidak mau waktu dan energi harus diluangkan untuk memulai mengerjakan skripsi saya yang masih nengger di Bab 1.
Sangat lambat memang. Sudah kurang lebih satu setengah bulan, kemajuan yang saya buat hanya sebatas Bab 1. Namun mengingat bahwa saya masih dalam penolakan diri (untuk mengerjakan skripsi), saya menganggap hal ini cukup bisa diterima. Saya butuh waktu yang sedikit lebih lama dari yang lain.
Kadang kala saya berpikir nakal untuk mengubah deadline saya yang saya putuskan diawal pembuatan blog ini (lihat kiri atas dari blog ini). Untunglah sampai detik ini, saya masih menang menghadapi godaan itu.
Hasil diskusi kasual saya dengan pembimbing cukup signifikan.
Saya sering berpikir bahwa dengan topik saya yang baru - yang lebih simple tidak membutuhkan pemikiran yang njelimet. Sendirianpun saya bisa. Namun setelah beberapa saat mendengar masukan dan jawaban atas pertanyaan yang sudah saya siapkan. Saya jadi lebih sadar kalau bertanya itu penting - sesuatu yang kerap saya dengar namun belum dimengerti. Banyak hal - hal sepele yang perlu pemikiran. Pertanyaan seperti, berapa banyak, kapan, bagaimana sangat menguras pikiran.
Agar saya besok bisa menang lagi, alangkah baiknya saya menikmati sore hari ini dengan menyusun langkah strategis untuk besok dan mencari sedikit hiburan untuk menyegarkan otak! Enough for today.